BANYUWANGI (Humas) – Seluruh dewan guru Madrasah Tsanawiyah
Negeri (MTsN) 7 Banyuwangi mengikuti kegiatan In House Training (IHT)
Penyusunan Modul Ajar pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan yang berpusat di aula
madrasah ini menghadirkan Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kantor wilayah
Kabupaten Banyuwangi, Khomarudin, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai narasumber utama.
Pelatihan ini digelar secara intensif untuk membekali para
pendidik dalam menyusun perangkat pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan
sesuai dengan standar kurikulum terbaru.
Fokus Penyusunan Modul yang Kontekstual
Dalam paparannya, Komarudin, S.Pd.I., M.Pd.I. menekankan
pentingnya modul ajar yang berpusat pada siswa. Beliau membimbing langsung para
guru dalam merancang langkah pembelajaran yang interaktif.
Pendekatan Baru: Modul dirancang berbasis kebutuhan riil
siswa.
Metode Praktis: Pelatihan memadukan teori dan praktik
instan.
Hasil Nyata: Setiap guru menghasilkan draf modul siap pakai.
Harapan Besar Kepala MTsN 7 Banyuwangi Sri Endah Zulaikahtul
Kharimah, S. Ag, M. Pd dalam penuturannya Kepala MTsN 7 Banyuwangi menegaskan
bahwa IHT ini merupakan langkah strategis untuk mendongkrak mutu pendidikan di
lingkungan madrasah. Beliau berharap kegiatan ini membawa dampak nyata bagi
ekosistem belajar.
"Kami berharap melalui IHT ini, seluruh dewan guru
memiliki kesiapan penuh dan kemandirian dalam menyusun modul ajar yang
inovatif. Harapan besar kami, kualitas pembelajaran di kelas meningkat,
sehingga mampu melahirkan lulusan madrasah yang unggul, berprestasi, dan
berakhlakul karimah," ujar Kepala MTsN 7 Banyuwangi.
Melalui pelatihan ini, madrasah berkomitmen untuk terus
melakukan penyegaran kompetensi guru secara berkala demi menjawab tantangan
pendidikan masa kini. (Jurnalis)
Kolom Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Tanggapan