Banyuwangi (Humas)_Senin (13/7/2026) di aula madrasah.
Kegiatan pukul 13.00 WIB ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan,
serta menghadirkan Kepala KUA Kecamatan Purwoharjo, Saefuddin, S.Ag, dan Kepala
MTsN 7 Banyuwangi, Sri Endah Zulaikahtul Kharimah, M.Pd.Acara ini merupakan
bentuk dukungan madrasah terhadap Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
Fenomena Rashdul Qiblat—posisi matahari yang berada tepat di atas
Ka'bah—menjadi momen krusial yang dimanfaatkan Kementerian Agama untuk memastikan
kembali ketepatan arah kiblat masjid, musala, fasilitas madrasah, hingga tempat
tinggal masyarakat secara ilmiah dan akurat.Dalam sambutannya, Kepala MTsN 7
Banyuwangi, Sri Endah Zulaikahtul Kharimah, M.Pd., menyampaikan apresiasinya
terhadap antusiasme para pendidik. Beliau menekankan bahwa pemahaman mengenai
ilmu falak dan arah kiblat merupakan bagian penting yang harus dikuasai dan
diterapkan di lingkungan madrasah.Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan
Purwoharjo, Saefuddin, S.Ag., dalam arahannya menjelaskan pentingnya kalibrasi
arah kiblat sebagai ikhtiar untuk menyempurnakan ibadah salat. Beliau juga
memaparkan panduan praktis penentuan arah kiblat yang presisi dengan mengamati
bayangan benda tegak lurus pada jam-jam yang telah ditentukan.Kegiatan berjalan
interaktif dan ditutup dengan sesi tanya jawab mengenai tata cara praktik
kalibrasi arah kiblat di lingkungan sekitar tempat tinggal dan madrasah.
(Jurnalis)
Ukuran Teks:
Kolom Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Tanggapan